Pages

Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fakta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2016

Tahun 2050 Asia kekurangan air

Menurut PBB permintaan air global diperkirakan akan meningkat sebesar 400 persen pada tahun 2050. Sementara Water Centre Twente dari Belanda memprediksi bahwa 4 miliar orang akan hidup dengan kondisi yang mereka sebut sebagai kelangkaan air yang parah, minimal satu bulan dari setiap tahun. Sebuah survei terbaru oleh para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengatakan bahwa kombinasi dari perubahan iklim dan pertumbuhan populasi akan menambah satu miliar orang di Asia yang kekurangan air pada 35 tahun ke depan. Kondisi ini juga akan berdampak pada aktivitas pertanian.
3
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One itu menekankan bahwa masalah ini bukan sekedar cerita menakutkan tentang dampak perubahan iklim dan keterbatasan pasokan air,  tetapi lebih terkait dengan masalah pertumbuhan, baik dunia industri maupun populasi manusia. “Ini bukan hanya masalah perubahan iklim. Kita tidak bisa mengabaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan penduduk akan berpengaruh kuat terhadap permintaan sumber daya yang ada, dan efeknya akan dialami oleh seluruh dunia,” kata Adam Schlosser, penulis studi dan seorang ilmuwan riset senior di MIT. Untuk Asia dia mengingatkan risiko lebih tinggi di kawasan Asia timur dan selatan. Kecenderungan itu sudah tampak di Cina, pertumbuhan industri menjadi penyebab terbesar kelangkaan pasokan air. Di India, pertumbuhan penduduk yang cepat juga menyebabkan kekurangan air. Untuk mengantisipasinya dibutuhkan langkah kongkrit dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Salah satunya dengan mitigasi iklim yang lebih akurat dan efisiensi penggunaan air skala besar. (vivanews)

Rabu, 12 Agustus 2015

TUJUH KEUTAMAAN BERSEDEKAH YANG HARUS ANDA KETAHUI



1. SEDEKAH DAPAT MENGHAPUS DOSA.
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidz dalam Shahih At Tirmidzi, 614)



2. SEDEKAH MEMBERI KEBERKAHAN PADA HARTA.
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

3. ALLAH MELIPATGANDAKAN PAHALA ORANG YANG BERSEDEKAH.
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

4. SEDEKAH AKAN MENJADI BUKTI KEIMANAN SESEORANG.
“Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Alhamdulillah’ akan memenuhi timbangan, ‘subhanallah walhamdulillah’ akan memenuhi ruangan langit dan bumi, shalat adalah cahaya, dan shadaqah itu merupakan bukti.” (HR. Muslim no.223)

5. SEDEKAH DAPAT MEMBEBASKAN DARI SIKSA KUBUR.
“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani)

6. ORANG YANG BERSEDEKAH MERASAKAN DADA YANG LAPANG DAN HATI YANG BAHAGIA.
“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

7. SEDEKAH MENJAUHKAN DIRI DARI API NERAKA
“jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimah thayyibah” (HR. Al Bukhari 6539, Muslim 1016)

Semoga bermanfaat...!! JANGAN LUPA SHARE / BAGIKAN...!
Mudahan-mudahan Allah selalu mempermudah langkah kita, di manapun dan dalam keadaan apapun kita berada. Aamiinn..

 

Jumat, 31 Juli 2015

Tanaman Suka Musik Klasik

 Unik menarik 55

Musik pada dasarnya diciptakan untuk dinikmati oleh manusia. Namun, jangan kaget ternyata tanaman juga bisa menikmati musik, bahkan musik terbukti bisa berpengaruh pada perkembangan tanaman.  Banyak eksperimen yang  menyimpulkan bahwa musik klasik atau jazz dapat membuat tanaman lebih cepat tumbuh dibandingkan music rock. Artinya, tanaman ternyata lebih menyukai musik klasik yang lembut mendayu-dayu.
Seperti halnya yang dilakukan oleh DeMorgenzon, sebuah perusahaan anggur di Afrika Selatan yang selalu menggunakan musik baroque untuk mendapatkan hasil yang positif dalam proses pematangan buah. MythBusters, sebuah program science di TV melakukan eksperimen terhadap beberapa jenis musik dan pengaruhnya pada tanaman.  Mereka menemukan bahwa musik jazz  memiliki pengaruh yang lebih bagus terhadap pertumbuhan tanaman dibandingkan dengan musik rock atau country. Selain itu, Eugene Canby, seorang ilmuwan asal Kanada melakukan penelitian tentang musik J. S Bach dengan suasananya yang klasik dan syahdu ternyata dapat mempercepat pertumbuhan tanaman sekitar 60 persen.
Sementara petani anggur bernama Diana Grandi dan Carlo Cignozzi di  Montalcino, Italia, selalu memainkan musik klasik di kebun anggurnya di sore hari menjelang matahari tenggelam.  Hasilnya ternyata menakjubkan, selain dapat mengusir burung, hama  dan parasit yang kerap mengganggu pertumbuhan anggur, tanaman anggurnya tumbuh lebih subur dan sehat. Selain itu, bagi Diana dan Carlo bermain musik di kebun anggur juga dapat memberi efek psikologis yakni menghibur diri sambil menanti saat panen.
Bahkan sebuah perusahaan Jepang telah menciptakan alat elektronik yang bisa melihat respon tumbuhan saat diperdengarkan musik. Alat tersebut dinamakan Plantone. Alat ini  memiliki dua lampu dan dua jepit sensor yang ditempelkan pada daun. Tumbuhan akan diperdengarkan musik dan ditempelkan Plantone. Jika lampu warna merah yang menyala, tandanya tumbuhan merespon secara positif musik yang diperdengarkan. Tetapi, jika lampu hijau yang menyala berarti tumbuhan tidak merespon musik yang diperdengarkan. Ternyata lampu merah menyala terang ketika musik klasik atau jazz diperdengarkan. Bagaimana kalau musik dang-dut atau keroncong? (dari beberapa sumber/Windra)

Sabtu, 25 Juli 2015

Gempa 5,7 SR Dirasakan di 16 Kota

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Guncangan akibat gempa terasa di sejumlah daerah wilayah selatan Jawa, Sabtu (25/7). Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa dengan kekuatan 5,7 skala richter (SR) terjadi pada pukul 04.44 WIB.

Gempa bumi (ilustrasi)

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pusat gempa di Samudra Hindia pada kedalaman 10 kilometer (km).
Dengan lokasi 111 km tenggara Ciamis, Jawa Barat; 115 km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah; 117 km barat daya Kebumen, Jawa Tengah; dan 147 km barat daya Yogyakarta.
"Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu pagi.

Menurut Sutopo, gempa dirasakan lemah, sedang, hingga kuat, oleh masyarakat di beberapa daerah. Gempa terasa di Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Purbalingga, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, Bantul, Prambanan, Klaten, Solo, Magelang, Wonogiri, Pacitan, dan Ponorogo.
Ia mengatakan, gempa terasa kuat sekitar 10-15 detik di Tasikmalaya, Cilacap, Purbalingga, Kebumen, dan Gunungkidul dengan guncangan yang meliuk-liuk.
"Sebagian masyarakat berhamburan ke luar rumah dan berteriak gempa," ujar dia.

Sutopo mengatakan, posko BNPB sudah mengonfirmasi dampak gempa ke beberapa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat gempa tersebut. Ia mengatakan, BPBD masih melakukan pemantauan di daerahnya.

Pusat gempa 5,7 SR, menurut Sutopo, bukan berada di jalur subduksi atau pertemuan lempeng Hindia-Australia dan lempeng Eurasia. Tetapi, kata dia, berada di sisi dalam lempeng Eurasia. Ia mengatakan, wilayah selatan Jawa merupakan daerah rawan gempa dan tsunami.
"Upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana di daerah selatan Jawa harus ditingkatkan terus-menerus karena memang wilayah tersebut rawan gempa dan tsunami," kata dia.

Jumat, 24 Juli 2015

Ini Daftar Lengkap 101 SPBU yang Jual Pertalite

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan produk bahan bakar minyak (BBM) terbaru bermerek Pertalite pada Jumat, 24 Juli 2015. Peluncuran penjualan BBM dengan Research Octane Number (RON) 90 tersebut rencananya akan digelar di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat.
Usai diluncurkan, Pertalite bakal dijual di 101 SPBU yang tersebar di sejumlah kota di Pulau Jawa. VP Corporate Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro berharap kehadiran Pertalite bisa menjadi bahan bakar pilihan masyarakat serta mendulang kesuksesan sebagaimana Pertamax.
Pertamina menargetkan penjualan Pertalite mencapai 500 kiloliter (kl) per hari. "Kami ingin Pertalite sukses, benar-benar dikonsumsi masyarakat karena memang pilihan masyarakat," kata Wianda di Jakarta, ditulis Kamis (23/7/2015).
 
 Namun begitu, hingga kini manajemen Pertamina masih bungkam mengenai harga Pertalite. Harga produk BBM teranyar itu baru bisa diketahui setelah peluncuran Pertalite dilakukan.

"Harga Pertalite kami umumkan saat uji pasar. Kami ingin masyarakat mengetahui kualitasnya. Pasti harga di atas Premium di bawah Pertamax," kata Wianda.

Dia juga memastikan Pertamina tidak akan mengurangi volume premium meski sudah mengeluarkan Pertalite.  "Kami sudah siapkan tanki timbun buat Pertalite, sudah disiapkan sendiri. Nanti dari sisi SPBU, kami tidak kurangi Premium," ujar Wianda.

Lengkapnya, berikut 101 SPBU yang jual Pertalite seperti dikutip dari data Pertamina yang diperoleh Liputan6.com.

1. SPBU 3442109, Jl.Tol.Sta 42,7 Serang, Kota Serang.
2. SPBU 3442110, Jl. Tol Sta 42,9 Serang, Kota Serang.
3. SPBU 3440527, Jl. Tol Purbaleunyi Km.125 B, Kota Cimahi.
4. SPBU 3413209, Jl. Pemuda 40-41, Kodya Jakarta Timur.
5. SPBU 3413306, Jl. Raya Jatinegara Timur 54, Kodya Jakarta Timur.
6. SPBU 3413413, Jl. Raya Cipinang Jaya, Kodya Jakarta Timur.
7. SPBU 3413410, Jl. Raden Intan Ii, Kodya Jakarta Timur.
8. SPBU 3413905, P I C, Kodya Jakarta Timur.
9. SPBU 3413908, Jl. Sri Sultan Hamangkubuwono Ix, Kodya Jakarta Timur.
10. SPBU 3413910, Jl. Raya Bekasi Km.24 Rt.01/03, Kodya Jakarta Timur.
11. SPBU 3413808, Jl. Raya Cipayung, Kodya Jakarta Timur.
12. SPBU 3413103, Jl. Matraman Raya, Kodya Jakarta Timur.
13. SPBU 3413208, Jl A. Yani, Kodya Jakarta Timur.
14. SPBU 3113101, Jl. Pramuka Raya No 18, Kodya Jakarta Timur.
15. SPBU 3113301, Jl. Otista Raya No 69, Kodya Jakarta Timur.
16. SPBU 3113401, Jl. Bekasi Timur Raya 17, Kodya Jakarta Timur.
17. SPBU 3113701, Jl. Raya Bogor km 28, Kodya Jakarta Timur.
18. SPBU 3413809, Jl. Tol Jagorawi Km.10+600 Jalur A, Kodya Jakarta Timur.
19. SPBU 3412706, Jl. Mampang Prapatan, Kodya Jakarta Selatan.
20. SPBU 3412411, Jl. Margaguna, Kodya Jakarta Selatan.
21. SPBU 3412806,  Jl. Dr. Supomo-Tebet, Kodya Jakarta Selatan.
22. SPBU 3112401, Jl. Fatmawati Cilandak, Kodya Jakarta Selatan.
23. SPBU 3112702, Jl.  Kapt. Tendean No 38, Kodya Jakarta Selatan.
24. SPBU 3112802, Jl. MT Haryono Kav. 18, Kodya Jakarta Selatan.
25. SPBU 3112902, Jl. HR Rasuna Said, Kodya Jakarta Selatan.
26. SPBU 3112203, Jl. Tentara Pelajar, Kodya Jakarta Selatan.
27. SPBU 3415137, Jl. Tol Tangerang Kebun Jeruk Km 12,4, Kodya Tangerang.
28. SPBU 3415138, Jl Tol Jakarta Merak, Kodya Tangerang.
29. SPBU 3415425, Jl. Tol Serpong-Ulujami Km 7,2, KotaTangerang Selatan.
30. SPBU 3415606, Jl. Tol Jakarta Merak Km.42,5, Kabupaten Tangerang.
31. SPBU 3415607, Jl. Tol Jakarta Merak Km.45, Kabupaten Tangerang.
32. SPBU 3441340, Jl. Raya Tol Jakarta Cikampek, Kabupaten Karawang.
33. SPBU 3441345, Jl Tol Jakarta Cikampek, Kabupaten Karawang.
34. SPBU 3141101, Jl. Tol Purbaleunyi Km, Ds Sukajaya,Kabupaten Purwakarta.
35. SPBU 3341101, Jl. Toll Purbaleunyi Km.72(B), Kabupaten Purwakarta.
36. SPBU 3441125, Jl. Tol Cipularang Km.72+800 (A), Kabupaten Purwakarta.
37. SPBU 3441128, Jl. Tol Purbaleunyi Km.97+800 (B), Kabupaten Purwakarta.
38. SPBU 3341201, Jl Tol Cipali KM 102A, Kabupaten Subang.
39. SPBU 3341202, Jl Tol Cipali KM 101,Kabupaten Subang.
40. SPBU 3410201, Jl Penjernihan, Kodya Jakarta Pusat.
41. SPBU 3410401, Jl. Kramat Raya No.116, Kodya Jakarta Pusat.
42. SPBU 3110303, Jl. Cikini Raya 113-115, Kodya Jakarta Pusat.
43. SPBU 3110702, Jl. K. H. Samanhudi No.20, Kodya Jakarta Pusat.
44. SPBU 3110202, Jl. Abdul Muis No. 68, Kodya Jakarta Pusat.
45. SPBU 3110701, Jl. Industri Raya No. 1 Kemayoran, Kodya Jakarta Pusat.
46. SPBU 3411801, Jl. Benda Raya, Kodya Jakarta Barat.
47. SPBU 3411502, Jl. Komp Green Garden,Kodya Jakarta Barat.
48. SPBU. 3411611, Jl. Kembangan Raya, Kodya Jakarta Barat.
49. SPBU 3411708, Cengkareng, Kodya Jakarta Barat.
50. SPBU 3111403, Jl. Daan Mogot Raya km 1, Kodya Jakarta Barat.
51. SPBU 3111404, Jl. Tomang Raya, Kodya Jakarta Barat.
52. SPBU 3414206, Jl. Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Kodya Jakarta Utara.
53. SPBU 3314401, Jl PLuit Raya 3, Penjaringan, Kodya Jakarta Utara.
54. SPBU 3414407, Jl Raya Jembatan Tiga, Kodya Jakarta Utara.
55. SPBU 3414205, Jl Boelevard Kp Gading, Kodya Jakarta Utara.
56. SPBU 3416704, Jl Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor.
57. SPBU 3416708, Jl  Tol Jagorawi Sta 45, Kabupaten Bogor.
58. SPBU 3316901, Jl. Tol Jagorawi Km.21+400(B), Kabupaten Bogor.
59. SPBU 3416905, Jl. Raya Tol Jagorawi Sta 23,8 Arah Ke Bogor, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
60. SPBU 3140601, Jl. Soekarno Hatta No.728 Bdg, Kodya Bandung.
61. SPBU 3140501, Jl. Komp. Perumahan Kotabaru Parahyangan Padalarang, Kab. Bandung Barat.
62. SPBU 3440232, Jl. Tol Padaleunyi, Kodya Bandung.
63. SPBU 3417528, Jl. Raya Tol Jakarta - Cikampek, Kabupaten Bekasi.
64. SPBU 3417531, Jl. Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Bekasi.
65. SPBU 3445156, Jl. Tol Palimanan Kanci Km.227, Kabupaten Cirebon.
66. SPBU 3445160, Jl. Tol Palikanci Km.226 A, Kabupaten Cirebon.
67. SPBU 3345423, Jl Tol Cipali KM 164, Kabupaten Majalengka.
68. SPBU 3345424, Jl Tol Cipali KM 166, Kabupaten Majalengka.
69. SPBU 54601100, Jl. Raya Ngagel 185, Kec Wonokromo, Surabaya.
70. SPBU 5460146,  Jl Arief Rachman Hakim, Sukolilo, Surabaya.
71. SPBU 5460192, Jl Tegalsari No 43-45 Surabaya.
72. SPBU 5460143, Jl Indrakila No 1A, Surabaya.
73. SPBU 5460188, Jl Sulawesi No 8, Surabaya.
74. SPBU 5460123, Jl Arjuno, Surabaya.
75. SPBU 5460180, Jl. A Yani 204, Surabaya.
76. SPBU 5460213, Jl Mayjen Sungkono No 47, Surabaya.
77. SPBU 5160165, Jl Jemursari No 113-123, Surabaya.
78. SPBU 5160177, Jl. DR. Sutomo No 87-89, Surabaya.
79. SPBU 5460167, Jl. Diponegoro No. 221, Surabaya.
80. SPBU 54601101, Banjar Sugian no 1 Surabaya.
81. SPBU 54601113, Jl Raya Merr, Kalijudan, Surabaya.
82. SPBU 54601102, Nginden Semolo 80, Surabaya.
83. SPBU 5460191, Jl. Rajawali No.24 Surabaya.
84. SPBU 5460185, Jl Pandugo No 84, Rungkut, Surabaya.
85. SPBU 5460190,  Jl. Sumatra No 25-29, Surabaya.
86. SPBU 5460269, Jl. Klampis Jaya No 19, Surabaya.
87. SPBU 5460252, Jl. Rungkut Industri Raya No 10, Surabaya.
88. SPBU 5460255, Jl. Raya Menganti 772, Surabaya.
89. SPBU 5461101, Jl. DR Wahidin Sudiro Husodo 124, Gresik.
90. SPBU 5461104, Jl. Veteran, Gresik.
91. SPBU 5461232, Jl. Raya Surabaya- Mojokerto km 43 Sidoarjo.
92. SPBU 5461264, Jl Buduran 101, Sidoarjo.
93. SPBU 5461255, Jl. Raya Tropodo 9 Kec Waru, Sidoarjo.
94. SPBU 5461249, Jl. Mayjend Sungkono No 11-13, Sidoarjo.
95. SPBU 5461206, Desa Tanggulangin, Sidoarjo.
96. SPBU 5461223, Jl Raya Kletek-Taman-Sepanjang, Sidoarjo.
97. SPBU 5461229, Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
98. SPBU 5461248, Tol km 25, Desa Jumput Rejo, Sidoarjo
99. SPBU 5461262, Jl Brebek Industri III, Sidoarjo.
100. SPBU 5461304, Jl. RA. Basuni, Mojokerto.
101. SPBU 5461327, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.
(Ndw//Igw)



Kecanduan Ibu Bekerja

“Kecanduan” atau “adiksi” adalah ketergantungan pada sesuatu; melakukan sesuatu secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang, sehingga bila dihentikan tiba-tiba akan membuat Anda merasa kehilangan sehingga berusaha untuk kembali menikmati kegiatan tersebut. Kecanduan adalah kebutuhan irasional yang tidak sadar kita ciptakan untuk melengkapi kehidupan. Siapa pun bisa memiliki kecanduan, dan ibu bekerja ternyata memiliki kecanduan-kecanduan yang khas. 
Kecanduan Ibu Bekerja Ayahbunda.co.id

Beberapa penyebab ibu bekerja memiliki kecanduan  disinyalir karena:
1. Pencarian jati diri; ibu bekerja merasa hidupnya lengkap  dan sempurna ketika melakukan kegiatan yang mencandu.

2. Pelarian rutinitas;  ibu bekerja melakukan rutinitas yang sama setiap hari, maka memiliki 1-2 kegiatan di luar rutinitas akan terasa menghibur dan menyenangkan.

3. Menghadiahi diri sendiri. Ibu bekerja sering merasa dirinya sudah bekerja keras, kehilangan waktu bersama anak dan kesempatan bersosialisasi dengan teman-teman karena musti bekerja, karena itu ibu merasa dirinya berhak atas reward.

4. Budaya kerja atau tuntutan pekerjaan; ada aktivitas  yang menjadi bagian dari kebiasaan atau tren di kantor atau di kalangan profesi, sehingga ibu merasa perlu melakukan hal yang sama agar diterima dalam komuitasnya.

Kecanduan Ngopi
Baik bila: Kebutuhan minum kopi bagi ibu bekerja tidak sekedar menghilangkan kantuk, namun juga membangkitkan mood dan produktivitas  karena kopi mengandung kafein yang meningkatkan performa kerja otak.  Bermunculannya coffee shop trendi dilengkapi hi speed Wifi, dengan varien rasa kopi beragam, menambah nilai kopi sebagai minuman bagian dari gaya hidup up to date. Apalagi  meeting dan networking dalam konteks kerja sering dilakukan di kafe.

Tidak baik bila: Minum kopi 2-4 cangkir sehari terus-menerus menimbulkan kecanduan sehingga tidak ngopi membuat Anda sakit kepala, tak bisa mikir bahkan menjadi zombie.  Tetapi terlalu banak ngopi membuat Anda lupa minum air putih. Selain itu jika Anda masih menyusui, terlalu banyak minum kopi dapat memberi efek buruk pada bayi, sebab kafein yang masuk ke dalam tubuh akan mengalir lewat ASI dan berakumulasi pada  sistem pencernaan bayi. Hal tersebut dapat membuatnya terjaga, rewel karena susah tidur dan mengalami iritasi lambung.
SPLASH: Kurangi kebiasaan minum kopi hingga 1 cangkir sehari saja, dan penuhi kebutuhan minum air putih 8 gelas lsehari.

Kecanduan Online Shopping
Baik bila: Wanita dan belanja adalah dua kata tak terpisahkan.  Namun ibu bekerja tidak memiliki  banyak waktu untuk berbelanja. Pada  akhir pekan ia tidak bisa selalu membawa anak  ke mal sebab dianggap kurang stimulatif bagi tumbuh kembangnya. Itu sebabnya, maraknya online shop membuka peluang bagi ibu bekerja untuk menyalurkan “naluri dasar” ini.  Cukup bermodal gadget atau PC kantor yang memiliki akses internet kencang,  ibu bisa browsing untuk menggantikan window shopping. Dengan klik, klik, maka fashion items, barang-barang anak, furniture, gadget, tiket pesawat dan voucher hotel, bahkan sembako pun terbeli. Beres, praktis, fun!

Tidak baik bila: Pada ibu bekerja, uang memang bukan masalah, sebab setiap bulan Anda mendapat gaji untuk membayar hobi belanja. Namun, jika berbelanja online dilakukan berlebihan hingga mencandu, apalagi menjadikan Anda shopaholic, tentu berbahaya. Hasil penelitian di San Francisco State University, AS,  menyebutkan, perilaku shopaholic terkait dengan adanya gangguan psikologis obsesif-kompulsif. Kecanduan ini akan membuat Anda menjadi penumpuk barang, kesulitan mengontrol penggunaan kartu kredit,  gagal menabung dan berinvestasi, juga kehilangan makna dan kegembiraan dari kegiatan berbelanja itu sendiri.

Kurangi frekuensi berselancar dan bertransaksi di online shop bila tidak perlu.
Kecanduan Lembur

Baik bila:
Banyak ibu bekerja sengaja pulang agak malam untuk  menunggu kemacetan jalan di kota besar saat peak hours. Atau, ada juga tipe pekerja “burung hantu” yang ide dan mood kerjanya muncul ketika hari mulai gelap.  Sepanjang kebiasaan itu disepakati bersama pasangan dan pada malam hari Anda tetap bisa mengontrol anak dari kantor, maka kesukaan bekerja lembur bisa diterima, apalagi jika kantor Anda memberi keleluasaan jam masuk bekerja –tidak musti datang pukul 8 pagi.

Tidak baik bila: Jika pulang malam terus namun tetap harus masuk kerja pukul 8 pagi, berarti jam bekerja Anda sangat panjang. Hal ini buruk untuk kesehatan serta kehidupan sosial.  Sebuah studi yang dipublikasikan di The American Journal of Epidemiology menemukan, karyawan yang bekerja lebih dari 55 jam seminggu akan mengalami masalah daya ingat, daya nalar dan kosa kata. Terlalu banyak duduk di meja kerja pun meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan serangan jantung. Dari sudut pandang perusahaan, karyawan yang selalu overtime justeru dinilai bekerja kurang efektif dan efisien. Apalagi ketika perusahaan musti membayar pemakaian gedung, listrik dan internet pada malam hari.

Bekerjalah sesuai porsinya dan pulang tepat waktu. Night owl, bekerjalah di rumah setelah mendongeng dan meninabobokan anak.

Kecanduan Olahraga
Baik bila: Olahraga sangat penting bagi ibu bekerja untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan agar tetap langsing. Sport community saat ini membuat  acara olahraga semakin seru dan “gaul”: Bike to Work, Jakarta Runner, bowler community, grup yoga atau TRX di kantor, freeDive, dan sebagainya. Sangat baik jika Anda menyukai olahraga, karena olahraga juga membentuk karakter positif melalui nilai-nilai sportivitas, integritas, team work, perjuangan, kerja keras, solidaritas, fairness, kompetisi dan banyak lagi.

Tidak baik bila: Memiliki bentuk tubuh ideal,  merasa super fit dan dibilang awet muda karena berolahraga, memang menambah kepercayaan diri. Demi menjaganya, ada kecenderungan Anda menaikkan intensitas olahraga. Biasanya orang yang kecanduan olahraga akan merasa dirinya gemuk dan loyo jika melewatkan latihan. Maka ditebus  dengan latihan ekstra hari berikutnya.  Departemen Kesehatan AS menyarankan wanita dewasa berolahraga 2,5 jam per minggu atau 30 menit per hari maksimal 5 hari per minggu. Namun pencandu sering menghabiskan 2,5 jam di arena tanpa istirahat. Waspada, kecanduan olahraga menyebabkan cidera tulang dan sendi, rambut menipis, pembekuan darah, anoreksia hingga memperbesar dan mengubah posisi jantung  sehingga mengganggu aliran darah bahkan menyebabkan kematian.

Kecanduan Perawatan Kecantikan  
Baik bila: Dengan perawatan kecantikan, bunda bekerja  dapat menonjolkan kecantikan wajah dan mengoreksi bagian yang kurang agar tampil lebih sempurna. Survei tim peneliti The Renfrew Center, Philadelphia, AS, menemukan, kecantikan dan penampilan dewasa ini juga dijadikan tolak ukur kecerdasan, harga diri, dan strata sosial seorang wanita, sehingga mereka berlomba untuk tampil cantik di depan umum. Selain meningkatkan rasa percaya diri, tampil cantik juga dapat menunjang karier dan pekerjaan.

Tidak baik bila: Terus-menerus menutupi wajah dengan make-up, mengikuti tren kecantikan terkini dan terobsesi perawatan anti-aging,  di satu sisi dapat menumbuhkan ketergantungan Anda pada produk kecantikan, sehingga merasa ‘telanjang’ tanpa riasan dan dikhawatirkan membuat Anda melupakan esensi kecantikan dari dalam seperti kepribadian, etiket dan tata karma, charisma dan kecantikan spiritual. Musti dihindari juga over budget belanja kosmetik, serta bereksperimen dengan metode-metode invasive yang justru berisiko bagi kesehatan kulit.

Kecanduan media sosial
Baik bila: Sebagai generasi milenial, media digital dan social media adalah keseharian Anda. Dengannya Anda berinteraksi, bekerja, mencari nafkah, bersenang-senang dan eksis.   Sering mendapat love karena foto anak Anda di Instagram, ratusan retweet  karena tweet Anda bijak, repath quotes dari teman di Path atau komentar memuji dari teman-teman di FB karena aktivitas seru akhir pekan Anda,  perasaan melambung akan eksistensi di media sosial, dapat membuat Anda terus memberi update terbaru. Terlebih jika Anda pendiam di dunia nyata. Kemampuan Anda berekspresi di media sosial dan dipandang oleh teman, kolega dan sahabat, membuat Anda merasa ‘hidup’.

Tidak baik bila: Jika hal ini mencandu,  maka tidak satu jam pun Anda lewatkan tanpa meng-update foto, quotes hingga info menarik. Anda gelisah jika tidak direspon atau jika berada di tempat yang susah sinyal. Waspada, ini dapat mengonsumsi waktu kerja,  menyebabkan Anda cenderung berkepribadian apatis,  sulit berkonsentrasi atau peduli terhadap lingkungan  sekitar, bahkan menimbulkan masalah dengan hubungan sosial dan  keluarga.

 http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Keluarga/Ibu+Bekerja/kecanduan.ibu.bekerja/001/010/29/1/1

13 Fakta Pure

Seusai masa ASI eksklusif, saatnya dia mendapat makanan pendamping ASI (MP-ASI). Sebagai ibu, kita mutlak paham perihal bahan makanan pendamping ASI yang sebaiknya diberikan pada bayi, serta cara mengolah dan menyajikannya agar manfaatnya bagi tumbuh kembang anak teraih optimal. 

13 Fakta Pure  Ayahbunda.co.id1. Apa itu pure? Pure artinya bahan makanan yang dilembutkan. Hampir semua bahan makanan dapat dibuat pure dan aman untuk bayi. Yang penting, pengolahannya harus benar agar kandungan nutrisi dan cita rasanya tetap terjaga.

2. Kapan sebaiknya diberikan dan berapa porsinya?
Sebaiknya berikan setelah masa pemberian ASI eksklusif selesai, yakni setelah bayi berusia 6 bulan. Pemberian MP-ASI ini sebaiknya bertahap, disesuaikan perkembangan keterampilan makan bayi. Dimulai dengan yang teksturnya lembut dan konsistensinya cair sampai yang kasar dan padat. Jumlah makanan yang diberikan pun harus bertahap, mulai dari yang sangat sedikit (1-2 sendok makan) hingga satu porsi yang normal bagi anak.

3. Bagaimana cara mengolah bahan makanan yang tepat untuk dibuat pure?
  • Serealia. Harus dihaluskan dulu menjadi tepung sebelum diolah jadi makanan bayi. Namun, ada juga yang dimasak dulu menjadi bubur, baru dihaluskan.
  • Sayuran. Pilih sayuran yang tidak berserat banyak serta menghasilkan gas, misalnya daun bayam, buncis dan wortel. Cara terbaik untuk menyiapkan sayuran adalah dengan mengukusnya, lalu haluskan dengan blender atau food processor sampai menghasilkan tekstur yang diinginkan.     
  • Buah. Ada buah yang bisa diberikan langsung tanpa dimasak seperti pisang, dan ada pula yang harus dimasak seperti apel. Untuk golongan yang kedua, cuci, kupas dan buang semua biji, lalu masukkan ke dalam panci. Beri air secukupnya sampai buah terendam dan rebus sampai lunak –biasanya sekitar 10-15 menit. Setelah matang, haluskan seperti halnya sayuran.  
  • Daging dan ikan. Pilih daging yang sedikit mengandung lemak, daging ayam tanpa kulit, atau daging ikan tanpa duri. Semua jenis daging tersebut harus dalam keadaan benar-benar matang, berikan sedikit demi sedikit sesuai usia bayi, dan dicampur dengan bahan makanan lain. Sistem pencernaan dan ginjal bayi belum berkembang sempurna.   
4. Adakah urutan pemberian bahan makanan tersebut? Mula-mula tepung beras (serealia), lalu tambahkan bahan makanan lain. Menurut The American Academy of Pediatrics (AAP), tidak ada urutan khusus pemberian MP-ASI non-serealia. Jenis bahan makanan itu sebaiknya dikenalkan satu per satu agar bayi mengenali masing-masing rasanya serta kalau terjadi reaksi alergi mudah diketahui makanan apa penyebabnya. Bila perbendaharaan rasa bayi sudah cukup banyak, barulah mulai dicampur.

5. Bagaimana dengan anjuran: kenalkan sayuran dulu daripada buah? Saat lahir, bayi sudah dibekali atau mengenal rasa manis, sementara rasa asin dan lainnya harus dipelajari. Jadi, kenalkan dulu bayi rasa sayuran yang hambar, kemudian buah yang manis. Beberapa pakar meyakini cara ini membuat anak kelak suka makan sayur.

6. Apakah boleh mencampur bahan makanan manis dengan gurih? Boleh, karena variasi ini akan membuat memori citarasa dalam otak anak makin kaya. Tapi, sebaiknya tidak mencampur terlalu banyak bahan makanan untuk satu kali pemberian makan. Kombinasikan secara bergantian agar bayi dapat mengenal rasa masing-masing bahan makanan dengan baik.

7. Mengapa bayi saya menolak pure yang saya berikan? Jangan buru-buru mengatakan anak menolak makanan. Karena anak masih dalam tahap belajar makan. Hal itu terjadi secara refleks karena anak belum terampil mengunyah dan menelan makanan. Coba lagi menyuapinya. Jika dia masih menolak, tunda pemberian makanan yang sama untuk beberapa hari ke depan. Cobalah jenis makanan lain. Jangan putus asa, Bunda.

8. Perlukah ditambahkan garam, gula atau madu ke dalam pure? Tidak perlu. Penambahan garam akan menambah beban ginjal bayi serta meningkatkan kemungkinan mereka mengalami tekanan darah tinggi saat dewasa kelak. Untuk gula, sebaiknya tidak ditambahkan karena bayi cukup puas dengan rasa manis alami bahan makanan, seperti buah. Selain itu, gula dapat memicu kerusakan gigi. Sementara madu, sebaiknya dihindari sampai usia bayi 12 bulan, sebab dapat memicu penyakit botulisme, yakni keracunan makanan yang serius.

9. Kalau ASI atau sufor, boleh ditambahkan ke dalam pure? Boleh, selain mengencerkan, penambahan ASI juga memperkaya kandungan nutrisi pure. Apalagi, citarasanya sudah sangat dikenali bayi sehingga dia lebih mudah menerimanya. Penambahan ASI atau sufor lakukan pada pure sebelum disajikan pada bayi. Anda boleh gunakan ASI perah yang pernah dibekukan. Tapi, jangan lakukan penambahan ASI perah pada pure yang akan dibekukan. Karena, ASI perah yang sudah beku lalu dilelehkan, tidak boleh dibekukan kembali untuk menghindari kontaminasi bakteri dan kebaikan gizinya.   

10. Bayi saya lebih lahap bila makanannya ditambah santan atau mentega. Bolehkah? Boleh, asal tak berlebihan. Misalnya, tambahkan 1 sendok teh minyak, 1 sendok makan santan, atau 1 sendok teh mentega. Minyak, santan dan mentega berfungsi sebagai sumber energi dan pelarut vitamin A, D, E dan K untuk diserap tubuh bayi. Bahkan minyak sayur seperti minyak jagung, zaitun dan canola, merupakan sumber asam lemak esensial, yakni asam lemak omega 3 dan asam lemak omega 6. Untuk menghindari garam, pilih mentega yang rasanya tawar. Untuk margarin,  pilih yang tidak mengandung lemak trans.

11. Bolehkah menambah bumbu dapur, seperti seledri atau bawang? Boleh. Tidak perlu terlalu banyak, agar aroma atau rasanya tidak terlalu menyengat. Yang penting, cuci bersih dan cincang halus sebelum dicampurkan ke dalam bubur atau nasi tim bayi.

12. Bagaimana kita bisa mengetahui bahan makanan tertentu yang menjadi penyebab timbulnya gejala alergi atau reaksi simpang makanan lainnya? Bila terjadi reaksi alergi –ringan maupun berat– seperti diare, kembung, muntah atau gatal-gatal, segera bawa anak ke dokter dan ceritakan riwayatnya. Untuk memastikan alergi terhadap bahan makanan tertentu, misalnya susu sapi, anak harus menjalani beberapa pemeriksaan seperti darah dan  tes kulit.

13. Adakah hal-hal yang perlu diwaspadai dalam rangka pengenalan makanan padat pertama bagi bayi? Ada, antara lain:
  • Jangan sampai masa kritis pengenalan makanan padat di usia 6-9 bulan terlewati. Pada masa ini bayi perlu belajar keterampilan mengunyah dan menelan.
  • Hindari pemberian makanan padat sebelum bayi berusia 6 bulan, karena sistem pencernaannya belum bekerja sempurna, sehingga memberatkan kerja organ pencernaan dan  ginjalnya. Bisa menyebabkan bayi kenyang dan malas mengisap ASI. Akibatnya, selain hilang 1-2 waktu menyusu, produksi ASI pun makin berkurang. serta meningkatkan risiko timbulnya alergi atau reaksi simpang lainnya.
 http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Balita/13.fakta.pure/001/001/1737/51/3

Senin, 06 Juli 2015

Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Puasa Ramadhan sendiri dapat memberikan dampak kesehatan yang sangat beragam. Namun, bahaya pun mengintai jika puasa tidak dilakukan dengan sehat dan benar. Terutama jika konsumsi makanan saat sahur dan berbuka tidak diwaspadai. Simak lebih lengkap disini.

 
Bulan Suci Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang  dinanti-nantikan seluruh umat muslim di dunia. Mulai dari subuh hingga magrib, seluruh umat muslim menahan lapar dan haus sebagai ibadah kepada Yang Maha Kuasa. Puasa Ramadhan sendiri dapat memberikan dampak kesehatan yang sangat beragam. Namun, bahaya pun mengintai jika puasa tidak dilakukan dengan sehat dan benar. Terutama jika konsumsi makanan saat sahur dan berbuka tidak diwaspadai.

 
Beberapa manfaat berpuasa yang baik bagi kesehatan adalah:
1.          Penurunan kadar kolesterol dalam darah.
Ketika berpuasa, tubuh tidak hanya menggunakan glukosa sebagai sumber energi tubuh melainkan juga menggunakan lemak. Lemak tubuh yang dibakar dari penyimpanannya akan berpengaruh terhadap penurunan profil lipid tubuh.
2.          Penurunan berat badan yang baik.
Selain bermanfaat bagi kontrol tekanan darah dan kendali  kadar gula darah bagi penderita diabetes, seiring dengan terbakarnya lemak tubuh maka akan terjadi juga penurunan berat badan yang akan berpengaruh secara keseluruhan terhadap tekanan daran dan kadar gula darah tubuh.
3.          Proses detoksifikasi.
Karena lemak tubuh terpakai maka sisa-sisa zat buangan atau racun yang terdapat dalam sel-sel lemak tubuh akan terurai dan terbuang dari tubuh.
4.          Meningkatnya rasa nyaman dan ketajaman berpikir.
Beberapa hari setelah berpuasa, hormon endorfin akan meningkat dalam tubuh. Hormon ini akan memberikan efek peningkatan ketajaman pikiran dan juga perasaan nyaman.
 
Berbagai efek kesehatan berpuasa ini akan berkurang atau malah tidak terjadi jika asupan makanan pada saat sahur dan berbuka tidak diperhatikan komposisi dan jumlahnya. Pada saat bulan puasa, keseimbangan antara karbohidrat, protein dan lemak tetap perlu diperhatikan. Perangkap makanan pada bulan puasa adalah dengan mengkonsumsi sebanyak-banyaknya makanan pada saat sahur dan berbuka dengan komposisi makanan berkalori dan berlemak tinggi. Hal ini malah dapat menjadi bumerang.
 
Makanan pada saat sahur dan berbuka tetap harus memiliki komposisi karbohidrat, protein dan lemak yang seimbang. Pada saat sahur pilihlah makanan yang cukup padat namun tidak berlemak tinggi sehingga cukup untuk memberikan energi. Pada saat berbuka, berbukalah dengan cairan dan makanan berserat seperti buah dan sayur untuk menurunkan kadar rasa lapar sehingga tidak makan terlalu banyak saat berbuka. Sekitar 30-60 menit kemudian, barulah mulai makan malam normal dengan variasi makanan sehat gizi berimbang. Dengan berpuasa yang baik dan sehat, bukan hanya jiwa Anda yang sehat, tapi juga tubuh Anda.
 
Jika ada yang perlu ditanyakan mengenai topik ini, silakan menggunakan fitur Tanya Dokter Klikdokter.com secara cuma-cuma.[](JF)
 
Source:
1.        NHS Choices. Fasting and your health. [Available from: www.nhs.uk/Livewell/Healthyramadan/Pages/fastingandhealth.aspx]

Sabtu, 20 Juni 2015

6 Makanan Tinggi Kolesterol Yang Harus Dihindari



Tingkat kolesterol yang tinggi dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat menyumbat arteri, memicu serangan stroke, dan serangan jantung.
Jika Anda memiliki masalah dengan kolesterol, berikut adalah beberapa makanan tinggi kolesterol yang harus Anda hindari.

1. Kerang
Makanan laut tinggi kolesterol, terutama tiram, kerang, dan kepiting. Jika Anda memiliki masalah dengan kolesterol, hindari makanan ini.

2. Krim keju
Krim keju memiliki tingkat kolesterol yang tinggi, mulai dari 27 mg per ons. Tergantung pada jumlah krim keju yang Anda taruh di roti.

3. Bebek
Daging bebek memiliki rasa yang berbeda dan lebih berminyak. Meskipun kaya protein dan vitamin B, daging bebek tinggi kolesterol.

4. Es krim
Kandungan susu yang tinggi dalam es krim membuatnya memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

5. Udang
Ini mungkin akan sedikit membingungkan Anda. Udang memang rendah lemak, namun itu tinggi kolesterol.

6. Burger, pizza dan makanan cepat saji lainnya
Makanan cepat saji dapat memicu kerusakan jantung karena memiliki tingkat kolesterol yang tinggi. Mereka juga mengandung banyak garam dan sodium.

Inilah enam makanan tinggi kolesterol yang harus Anda hindari.

Jumat, 22 Mei 2015

Harga Sebuah Ketidakpastian

Pengusaha membutuhkan kepastian terkait kebijakan pemerintah untuk merencanakan bisnisnya supaya bisa berjalan lancar sesuai target yang dicanangkan. Ketidakpastian menyulitkan mereka melangkah dan menimbulkan peluang berspekulasi.
Dalam diskusi publik tentang perberasan di kantor Bulog terungkap, salah satu pemicu terjadinya kenaikan harga beras yang luar biasa karena pemerintah mengambangkan keputusan penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) pada Januari 2015 sampai baru diketok tanggal 28. Akibatnya, kenaikan harga yang terjadi lantaran tidak adanya penyaluran raskin selama dua bulan November – Desember bertambah parah. Sebagian orang melihat ini sebagai peluang untuk berspekulasi menahan beras. Apalagi orang tidak yakin dengan jumlah stok beras pemerintah sehingga orang cenderung menyimpan beras menunggu harga menguat. Jumlah beras untuk operasi pasar guna menjinakkan harga pun kurang “nendang” sehingga efeknya kurang kuat.
Tak hanya di perberasan, buah ketidakpastian juga tengah dialami para pelaku bisnis penggemukan sapi potong. Sudahlah bakalan sapi lokal semakin sedikit yang masuk ke pasar, bakalan sapi impor pun telat memenuhi kandang-kandang peternak. Keterbatasan pasokan sapi bakalan lokal memaksa peternak ikut bergantung kepada sapi impor. Untuk kuartal kedua, izin impor berlaku 1 April – 30 Juni. Perusahaan anggota Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo) yang sudah mengajukan izin ke Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan berharap, awal Maret izin sudah diteken. Nyatanya sudah terlambat sampai dua minggu. Padahal mereka dan juga para peternak sedianya menyiapkan sapi itu untuk keperluan Ramadan dan Lebaran yang akan datang. Mereka sudah berhitung, bila awal Maret izin sudah diteken, importir punya waktu cukup, tidak terburu-buru untuk bernegosiasi dengan para eksportir di Australia sekaligus juga menyiapkan kapal pengangkutnya. Diharapkan awal April sapi-sapi yang bakal digemukkan itu sudah merapat ke kandang mereka.
Setelah mengalami proses penggemukan selama 90 – 100 hari, sapi bisa dilepas ke pasar pada awal Juli atau dua minggu menjelang Lebaran. Nah, karena telat, rencana para feedlotter berantakan. Harga daging sekarang saja sudah mencapai keseimbangan baru sekitar Rp95 ribu/kg, apalagi nanti saat seminggu jelang Ramadan (munggah) dan seminggu jelang Lebaran. Memang, peternak dan perusahaan penggemukan berharap omzet lebih dan harga lebih pada momen tersebut memanfaatkan daya beli masyarakat yang meningkat. Para pelaku memprediksi harga daging sapi akan bermain di kisaran Rp110 ribu – Rp120 ribu/kg.
Kalau sampai terjadi lagi kasus daging sapi super mahal, pedagang daging bisa-bisa mogok berjualan karena ibu-ibu rumah tangga tak mampu membelinya. Tentu ramalan itu belum tentu menjadi nyata karena bisa saja tiba-tiba pemerintah, dengan alasan menekan inflasi, membanjiri pasar dengan daging beku impor. Pundi-pundi peternak pun tak jadi terisi penuh. Padahal pemerintah semestinya bisa belajar dari kasus dua tahun lalu. Karena yakin dengan data pasokan daging dari sapi lokal, pemerintah menginjak rem pasokan sapi dan daging impor secara drastis. Akibatnya harga daging melambung sampai Rp120 ribuan per kg. Pemerintah buru-buru membuka keran impor lagi. Dan impor yang paling cepat hasilnya adalah impor daging yang berarti tidak memberikan nilai tambah apa pun di dalam negeri. Tak hanya impor daging, waktu itu impor sapi siap potong pun dibuka bikin pihak karantina ketar-ketir akan penyakit yang mungkin terbawa.
Lagi-lagi ketidakpastian iklim berusaha juga menghampiri investor asing di bisnis benih hortikultura. Kalau biasanya kepemilikan asing mendapat porsi maksimal 49%, dalam bisnis benih hortikultura dipatok paling banyak 30%. Tentu investor asing yang telanjur lama berbisnis di sini sangat kecewa dengan regulasi termaktub dalam Pasal 100 Undang-undang 13/2010 tentang Hortikultura. Apalagi permohonan uji materi di Mahkamah Konstitusi juga ditolak pada 19 Maret lalu. Di sisi lain, hal tersebut memberikan peluang pelaku bisnis perbenihan dalam negeri untuk berkembang dan mengisi kebutuhan lokal.
Contoh paling klasik tentu saja ketidakpastian dalam tata ruang yang dialami pengusaha peternakan juga perkebunan. Pengusaha peternakan yang jauh-jauh hari datang dan mendirikan kandang di suatu wilayah, suatu hari bisa terusir oleh warga yang merasa terganggu meski belakangan bermukim di sana. Pengusaha perkebunan juga mengalami hal yang semacam. Wilayah yang diizinkan untuk berkebun ternyata termasuk ke hutan lindung karena peta acuan tidak sama.
Kita tentu tak ingin investor, baik dalam maupun luar negeri, yang ingin berbisnis di sini kecewa dan hengkang memilih negara lain karena iklim usaha yang kurang kondusif gara-gara kebijakan ngambang dan tidak tegas. Pemerintah pusat dan terutama pemerintah daerah harus benar-benar memperbaiki iklim berusaha. Beberapa daerah sudah berupaya menciptakan iklim yang ramah investasi seperti perizinan satu pintu yang berjalan efektif. Kita ingin semua daerah di Indonesia yang berpotensi untuk pengembangan bisnis bisa menerapkan kebijakan yang menyuburkan investasi.
Peni Sari Palupi

Rahasia Beras dan Nasi

Fakta : 

  1. Nasi berbahan baku beras dikonsumsi pertama kali di Tiongkok pada 2800 SM.
  2. Dibutuhkan waktu sekitar 3000-5000 tahun bagi umat manusia untuk menyadari manfaat nasi sebagai sumber pangan.
  3. Di Jepang beras pernah menjadi mata uang. Status samurai diukur dengan takaran beras dengan satuan koku,
  4. Dua perusahaan yang paling terkenal di Jepang saat ini mengkaitkan namanya dengan nasi. Honda berarti “Main rice field” dan Toyota berarti  “Beautiful rice field”.
  5. Benua Asia memproduksi dan mengkonsumsi 90% beras di dunia.
  6. Tiga dari empat negara terbesar di duniamerupakan negara pengkonsumsi nasi, yaitu; Tiongkok,  India, dan Indonesia. Bila dijumlah jumlah penduduknya merupakan setengah dari populasi dunia
  7. 20% dari beras yang dikonsumsi Amerika Serikat adalah untuk membuat bir.
  8. Ada Sekitar 40.000 varietas padi yang tumbuh di dunia, yang sebagian besar diantaranya diolah menjadi beras.
Karbohidrat murni yang terkandung dalam nasi jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan cepat lapar dan mengakibatkan rasa kantuk. (dari beberapa sumber/Windra)