Pages

Senin, 18 September 2017

Lowongan kerja senior mekanik

LOWONGAN KERJA

CV Mandiri Agro Sejahtera merupakan perusahaan Produsen Pupuk Organik PETROGANIK  Indonesia  membutuhkan tenaga kerja profesional untuk posisi :

1.      Senior Mekanik :
·       Pria usai max 33 tahun
·       Pendidikan Minimal SMK Jurusan Mesin Produksi/Sederajat,
·       Pengalaman dibidangnya 2 tahun,
·       Jujur,ulet, dan pekerja keras,
·       Diuatamakan pengalaman menguasai mesin putaran tinggi
·       Fasilitas Gaji + BPJS + Bonus
·       Diutamakan domisili area Bukateja & sekitarnya
·       Siap bekerja individu dan secara  tim


Segera kirimkan lamaran lengkap Anda disertai foto terbaru via pos atau email ke alamat :

CV MANDIRI AGRO SEJAHTERA
Jl Raya Kebutuh KM 5,2 Kec Bukateja – Purbalingga
Email : cvmas.pbg@gmail.com


Paling lambat 30 September 2017

Rabu, 29 Juni 2016

Melihat Kondisi Petani Indonesia

Iswadi Suhari
Bekerja di BPS.
Mendapat gelar Master of Natural Resource Economics
dari the University of Queensland, Australia.

“Terbebas dari kemiskinan”. Rasanya penggalan kalimat tersebut sangat layak untuk mendapat perhatian khusus terutama untuk negara Indonesia. Seberapa bebaskah negara tercinta ini dari kata yang sangat tidak diinginkan oleh siapapun di dunia ini. Berbicara kemiskinan di Indonesia hampir sama dengan bicara kemiskinan petani karena dari 28,60 juta penduduk miskin pada bulan September 2012, sebanyak 63,25 persen merupakan penduduk pedesaan yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada pekerjaan sebagai petani atau buruh tani.

Hal yang lebih menyedihkan adalah peningkatan Garis Kemiskinan yang menentukan jumlah penduduk miskin di negeri ini sangat dipengaruhi oleh Garis Kemiskinan Makanan yang berkontribusi sebesar 77 persen untuk daerah pedesaan. Hal ini mengindikasikan penduduk miskin pedesaan di Indonesia utamanya miskin akibat ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pangan. Hal ini tentu saja sangat ironis mengingat pangan yang dijual dipasar adalah hasil keringat mereka. Pelaku produksi pangan sendiri tidak mampu membeli pangan.
Pemerintah bisa saja sedikit berbesar hati dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 398 ribu orang atau turun 0,42 persen. Akan tetapi jika dilihat indeks kedalaman kemiskinan yang naik dari 1,88 persen di bulan Maret 2012 menjadi 1,90 persen di bulan September 2012 serta angka keparahan kemiskinan yang juga naik dari 0,47 persen menjadi 0,48 persen, seyogyanya pemerintah menyadari bahwa penderitaan yang dialami penduduk miskin sebenarnya semakin menjadi.
Indikator lain yang sering dijadikan gambaran tingkat kesejahteraan petani yang mungkin secara kasar dapat dijadikan salah satu acuan tingkat kebahagiaan petani adalah Nilai Tukar Petani (NTP). Walaupun NTP hanya menyiratkan tingkat daya beli petani pada barang-barang kebutuhannya dibandingkan dengan nilai produksi hasil usahanya, setidaknya angka ini dapat menunjukan kemampuan petani dalam membeli kebutuhan hidupnya.
Data BPS menunjukan pada periode Januari-Februari 2013 terjadi penurunan NTP sebesar 0,45 persen. Walaupun indeks harga yang diterima petani mengalami peningkatan, tetapi peningkatan index harga yang dibayar petani jauh lebih besar. Artinya peningkatan harga sarana produksi pertanian dan harga kebutuhan hidup petani lebih besar dibandingkan peningkatan harga hasil pertanian. Turunnya nilai NTP ini juga dipengaruhi inflasi perdesaan sebesar 0,66 persen yang lagi-lagi diakibatkan oleh meningkatnya harga bahan makanan.
Tata niaga bahan makanan yang belum sepenuhnya berjalan dengan baik mengakibatkan peningkatan harga pangan di Indonesia tidak memberikan keuntungan pada petani. Jika terjadi peningkatan harga pangan, petani justru menjadi korban dan justru mengurangi daya beli akan bahan pangan. Peningkatan harga pangan terjadi bukan akibat pasar yang berjalan dengan baik dan efisien tetapi justru terjadi akibat ulah curang sebagian pelaku pasar yang mencari keuntungan di tengah kesengsaraan masyarakat.
Kedaulatan Pangan
Dalam kondisi ketahanan pangan yang pemerintah, pengusaha, para peneliti, dan pelaku pasar pangan harus kembali merenung dan menengok kondisi yang sedang tidak dialami petani. Semua warga negara yang memiliki kemampuan dan akses terhadap arah kebijakan pembangunan selayaknya kembali menjadikan kedaulatan pangan negeri ini sebagai prioritas utama. Sudah menjadi takdir, kebahagiaan di negeri ini berawal dari kebahagiaan yang terjadi di desa. Kebahagiaan yang akan mendorong petani untuk berjuang bersama menegakan kedaulatan pangan negeri.
Setidaknya mungkin itulah mengapa Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-moon, dalam sambutannya pada Hari Kebahagiaan Sedunia Maret silam mengingatkan kembali kesepakatan pada Konfrensi Pembangunan Berkesinambungan Rio+20 tahun lalu tentang perlunya pendekatan pembangunan berkesinambungan yang seimbang dengan mengintegrasikan tiga pilar yaitu pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan perlindungan alam. Kebijakan yang lebih baik selayaknya tidak hanya didasarkan pada peningkatan PDB semata tetapi harus dibarengi dengan ukuran-ukuran perkembangan lain yang lebih luas termasuk mudahnya akses terhadap pangan dan kemampuan memperoleh makanan.
Seperti saran Ban Ki-moon, pemerintah sudah sepatutnya membuat rancangan kebijakan berdasarkan indikator terkait makhluk hidup yang komprehensif, tidak hanya mengejar “pendapatan” dalam bentuk finasial tapi juga “penyediaan” kebutuhan tidak boleh terlupakan. Semoga masa depan petani yang lebih baik dapat tercapai dengan meningkatkan kepedulian pada sesama termasuk kepedulian pada petani yang akan menciptakan masa depan seperti yang kita inginkan.

Tahun 2050 Asia kekurangan air

Menurut PBB permintaan air global diperkirakan akan meningkat sebesar 400 persen pada tahun 2050. Sementara Water Centre Twente dari Belanda memprediksi bahwa 4 miliar orang akan hidup dengan kondisi yang mereka sebut sebagai kelangkaan air yang parah, minimal satu bulan dari setiap tahun. Sebuah survei terbaru oleh para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengatakan bahwa kombinasi dari perubahan iklim dan pertumbuhan populasi akan menambah satu miliar orang di Asia yang kekurangan air pada 35 tahun ke depan. Kondisi ini juga akan berdampak pada aktivitas pertanian.
3
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One itu menekankan bahwa masalah ini bukan sekedar cerita menakutkan tentang dampak perubahan iklim dan keterbatasan pasokan air,  tetapi lebih terkait dengan masalah pertumbuhan, baik dunia industri maupun populasi manusia. “Ini bukan hanya masalah perubahan iklim. Kita tidak bisa mengabaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan penduduk akan berpengaruh kuat terhadap permintaan sumber daya yang ada, dan efeknya akan dialami oleh seluruh dunia,” kata Adam Schlosser, penulis studi dan seorang ilmuwan riset senior di MIT. Untuk Asia dia mengingatkan risiko lebih tinggi di kawasan Asia timur dan selatan. Kecenderungan itu sudah tampak di Cina, pertumbuhan industri menjadi penyebab terbesar kelangkaan pasokan air. Di India, pertumbuhan penduduk yang cepat juga menyebabkan kekurangan air. Untuk mengantisipasinya dibutuhkan langkah kongkrit dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Salah satunya dengan mitigasi iklim yang lebih akurat dan efisiensi penggunaan air skala besar. (vivanews)

Jumat, 03 Juni 2016

Tempe Biji Kacang Panjang

Ingin menikmati sensasi rasa tempe yang berbeda? Sekarang kita memiliki banyak pilihan tempe selain tempe kedelai, salah satunya adalah tempe kacang panjang. Selain lezat, tempe kacang panjang juga memiliki kandungan gizi tidak kalah dibandingkan tempe kedelai. Pembuatan tempe kacang panjang juga bisa menjadi solusi ketika produksi kacang panjang melimpah di saat panen raya, sekaligus memberi nilai tambah pada kacang panjang. Cara membuatnya tidak berbeda jauh dengan membuat tempe kedelai. Proses pembuatan tempe meliputi pemilihan kacang panjang, penimbangan, perendaman, pengupasan kulit ari, pencician, pengukusan, penirisan, inokulasi, pengemasan,  fermentasi.
kacang panjang

Langkah pertama, pilih biji kacang panjang  yang bebas dari sisa kotoran, seperti kulit polong, potongan batang atau ranting, batu, kerikil, tanah atau biji-bijian lain. Biji kacang panjang sebaiknya tidak luka atau bebas serangan hama dan penyakit. Biji kacang panjang tidak memar dan kulit biji tidak keriput. Setelah itu dicuci,  direndam  selama  6-12  jam  agar biji kacang panjang mekar. Kemudian dicuci kembali serta  diakhiri  dengan  penirisan,  sehingga  dihasilkan kacang panjang basah siap pakai.
Langkah berikutnya adalah perebusan untuk melunakkan, dilanjutkan dengan perendaman menggunakan air rebusnya  selama 24  jam, yang  bertujuan  untuk menurunkan  derajat  keasaman  sehingga dapat ditumbuhi jamur (pH 4-5). Kacang panjang  yang  telah  direndam,  ditiriskan  dan selanjutnya dikupas, dan dicuci beberapa kali hingga kacang panjang tidak berbau asam lagi, dan kulit ari yang tertinggal sesedikit mungkin. Setelah itu kacang panjang ditaburi jamur Rhizopus sp. untuk proses peragian, kemudian dikemas, bisa menggunakan plastik ataupun daun pisang. Jangan lupa memberi lubang-lubang kecil bila menggunakan plastik agar jamur bisa tumbuh sempurna. Letakkan tempe yang sudah dikemas pada suhu kamar dan dalam waktu satu hari. Tempe lezat siap dinikmati. Silakan mencoba. (dari beberapa sumber/Ari P.)

Sabtu, 28 Mei 2016

Berkebun strawberry di dataran rendah di kota Cepu Jawa Tengah

Strawberry merupakan tanaman yang mempunyai ketahanan & adaptasi yang cukup luas. secara umum syarat tumbuh yang baik untuk strawberry adalah seperti kondisi iklim berikut ini:
  • suhu udara optimum 17 – 20 C dan suhu udara minimum antara 4 – 5 derajat Celcius.
  • Kelembaban udara (RH) 80 – 90%.
  • Penyinaran matahari 8 – 10 jam/hari.
  • Curah hujan berkisar antara 600 – 700 mm/tahun.
syarat diatas sebenarnya tidaklah mutlak, saya sudah mencoba sendiri untuk membudidayakan strawberry di tempat saya tinggal yang sebenarnya kondisi lingkungannya kurang cocok untuk berbudidaya strawberry.
pada awalnya saya hanya coba-coba dengan membeli bibit strawberry 1 pot pada sebelum ramadhan tahun 2007 saat ketika saya wisata dan jalan-jalan di pasar tanaman hias Bandungan kabupaten semarang.
daerah Bandungan terletak di lereng gunung ungaran yang berhawa sejuk dan saya perkirakan ketinggiannya sekitar 800 m dari permukaan air laut. mulanya saya sempat ragu apa mungkin tanaman strawberry ini bisa bertahan hidup di daerah tempat saya tinggal? bahkan teman saya sempat mengatakan bahwa tanaman yang saya beli dalam waktu sebentar akan mati.
Kota tempat saya tinggal yaitu kota Cepu mempunyai ketinggian kira-kira 30 meter dari permukaan air laut (ini saya ketahui berdasar dari papan penunjuk ketinggian di stasiun cepu yaitu +28 m) dan rumah saya terletak tak jauh dari stasiun tersebut. suhu udara berkisar dari 25 derajat sampai 33 derajat celcius. curah hujan kurang dari 500 mm/tahun. banyak orang pernah mengatakan pada saya bahwa kota cepu berhawa panas, mungkin sama panasnya dengan kota-kota besar lainnya di pulau jawa.

Tanaman strawberry ini saya pelihara di samping rumah yang lahannya cukup sempit dan menerima sinar matahari langsung sekitar 6 – 8 jam sehari, ternyata memang tanaman ini tidak cukup kuat menahan hawa panas. banyak daunnya yang mengering, kemudian saya mencoba untuk menyemprot daunnya dengan sprayer yang terisi air dingin pada pagi menjelang siang dan siang menjelang sore. cara ini cukup membantu mengurangi jumlah daun yang mengering dan saya juga menyirami tanaman ini pagi dan sore.
Tanaman strawberry saya mulai bertambah dengan munculnya sulur-sulur stolon tanaman, dari ujung sulur-sulur ini akan tumbuh tanaman strawberry baru dan akarnya. ujung inilah yang dapat ditampung dalam pot baru, setelah tanaman baru mempunyai 4-5 daun maka sulur yang terhubung dengan indukannya dapat dipotong.
Media tanam-nya saya buat dari campuran dari tanah kebun dan sedikit pupuk kandang. pot yang saya gunakan berukuran kecil ‘ukuran 17 sampai 20′. satu pot berisi antara 1 sampai 3 tanaman. tanaman tanaman baru ini saya dapat dari stolon tanaman induk yang menjulur.
setelah setahun saya menunggu akhirnya kebun strawberry saya mulai berbuah, dari sekitar 30 pot, 3 pot diantaranya pasti ada yang berbunga kemudian berubah menjadi buah. hampir sekitar 4 hari sekali saya bisa memetik buah yang sudah matang (ditandai dengan warna buah merah tua) dari 1 pot bisa 1-2 buah strawberry yang matang. saya bisa menikmati buah strawberry dari kebun saya yang sempit itu selama 3 bulan penuh yaitu dari bulan september – november 2008. pada bulan desember 2008 kebun saya sama sekali tak menghasilkan buah. saya perkirakan pada bulan bulan itulah memang musimnya strawberry untuk berbuah.
berikut saya sertakan foto salah satu pot saya yang sudah berbuah:

image8

Saya sebenarnya kurang tahu pasti dari jenis dan spesies apa tanaman strawberry yang saya pelihara tersebut. ciri-ciri tanaman strawberry yang saya punya yaitu dari segi ukuran buah sedang, mempunyai rasa yang tidak terlalu tajam, tidak terlalu manis.

oleh: Kamarudin (aldebaran_centauri82@yahoo.co.id)